oleh

Sekretariat DPRD Kota di Sidak, Wawali: Ini Akan Kami Evaluasi

BolmongNews.comKotamobagu–Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan,  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di kantor sekretariat DPRD Kota Kotamobagu,  Selasa (14/5/2019).

Sidak tersebut dilakukan terkait adanya keluhan salah satu anggota DPRD Kota Kotamobagu,  Agus Suprijanta soal pelayanan sekertariat dewan yang dinilai tidak maksimal.

Wawali dalam sidak sekira pukul 12.30 WITA itu,  terlihat marah. Bahkan kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dan Tenaga Harian Lepas (THL) Wawali mengatakan, akan melakukan evaluasi kinerja.

“Pelayanan sekertariat tidak maksimal dalam melaksanakan pekerjaan. Sekeratariat dibentuk untuk melayani anggota DPRD dan administrasi lainnya. Jangan alasan kurang honor itu tidak benar ini akan kami evaluasi,” ucap Wawali dihadapan para PNS dan THL.

Seharusnya, kata Wawali,  sekretariat harus membuat rencana kerja untuk melayani kebutuhan dari anggota DPRD.

“Ini harus dilakukan oleh sekretariat disesuaikan dengan agenda kerja anggota DPRD. Harusnya ada skedul yang dibuat agar pelayanan bisa maksimal,” terang Wawali.

Lanjutnya,  sidak tersebut akan dilaporkan kepada Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara.

“ini akan kami laporkan kepada Wali Kota. Jika Ibu Wali Kota memberikan sinyal untuk melakukan evaluasi  di sekretariat dewan,  maka akan segera kami lakukan,” tegasnya.

Diketahui, Agus Suprijanta anggota Komisi I DPRD Kotamobagu dalam postingan akun facebooknya, merasa kurang puas dengan pelayanan di Sekretariat DPRD Kotamobagu.

Dalam akun facebooknya, dia mengatakan, mungkin cuma di Dewan Kota Kotamobagu anggota Dewan bikin kopi dan cuci gelas sendiri. Ruang komisi jadi kelihatan tidak rapi. Padahal anggaran dianggarkan kurang lebih 1,5 Miliar.

“Miris sejarah DPRD se Indonesia cuma di Dewan Kota Kotamobagu sedang staf honor komisi nda ada, Dewan bikin kopi cuci gelas sendiri , ruang komisi jadi keliatan tidak rapi padahal anggaran dianggarkan kurang lebih 1,5 m bilang efisiensi sedang dinas lain ternyata so ada. Honor dinon aktif kan sudah hampir sembila bulan sejak bulan September 2018, hampir sebagian besar ( TALALU PANPANDANG ENTENG DILEMBAGA DEWAN ). Butuh penjelasan Walikota” tulis Agus dalam postingan facebooknya. (ewin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *